Pelajaran TIK

 Nama anggota : ~ Ahmad Nur Fauzi
                           ~ Redi Saputra
                           ~ Rendi Prayoga
                           ~ Rendi Wijaya

          Kami siswa kelas 7 ESTIWON ( SMP N 3WONOSARI ) telah menyelesaikan tahapan UKK tahun pelajaran 2015/2016.

          Kesan Pesan kami adalah pelajaran TIK ternyata sangat bermanfaat. Pada awalnya kami menganggap pelajaran TIK adalah pelajaran yang tidak penting dan cukup sulit, tetapi lama kelamaan kami akhirnya paham bahwa pelajaran TIK tidak terlalu sulit dan banyak manfaatnya salah satunya kami telah mengenal dan menggunakan komputer, dan dapat menggunakan internet seperti yang kami gunakan saat ini.

          Harapan kami adalah semoga kami mendapatkan nilai yang memuaskan dan semoga fasilitas fasilitas seperti lab komputer dapat ditambah sehingga kegiatan belajar mengajar akan lebih baik lagi.

Lukisan penuh makna


Belajar Mengenai Print Screen / Screen Shoot














pembelajaran kami mengenai Print Screen / Screen Shoot.

pelajaran penjaskes bersama pak Agus Maryanto

ditulis oleh : Fauzi, Rendi.P, Rendi.W, Redi.
              Pada hari selasa tanggal 16 februari 2016 kami siswa kelas 7A berolahraga bersama pak agus dilapangan teguhan. Pak agus menyuruh kita bermain sepak bola di lapangan teguhan. Lapangan sangat luas dan licin sekali karena habis hujan. disamping lapangan terdapat telaga yang penuh dengan air. kita bermain sepakbola dengan persaingan yang sangat ketat. dan pertandingan dimenangkan oleh tim B dengan skor 3-2.


Hasil gambar untuk tim sepakbola

jangan lupa mengunjungi blog guru saya : klik disini

Goa pindul

Goa pindul

Ditulis oleh : Fauzi, Rendi.P, Rendi.W , Redi


  Hasil gambar untuk goa pindul yogyakarta

       Goa Pindul terletak di Dusun Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Goa ini mulai diperkenalkan pada akhir 2010. Nama Goa Pindul berasal dari sebuah kisah seorang pemuda yang bernama Joko Singlulung yang mencari ayahnya yang hilang. Dengan menyusuri banyak hutan dan goa, tiba-tiba kepalanya terbentur salah satu batu di goa ini, sehingga akhirnya goa ini dinamakan Goa Pindul. Pindul merupakan singkatan kata dari pipi kejendul (bahasa Jawa) yang berarti pipi terbentur.

     Hasil gambar untuk goa pindul yogyakarta

      Goa ini memiliki keindahan yang unik. Unik karena memiliki banyak kilauan stalaktit dan stalakmit yang berusia ribuan tahun yang berwarna putih kristal di berbagai sudut goa. Sangat eksotis. Ada pula stalagtit gong yang bila dipukul akan menghasilkan suara mirip gong yang suaranya terpantul di dinding goa. Ditambah lagi adanya sebuah ruangan yang cukup besar dengan lubang di atasnya dan berada di tengah goa. Dengan begitu suasana di tengah goa ini menjadi lebih eksotis dengan adanya sinar matahari yang masuk melalui lubang ini.

sejarah wayang kulit

Wayang kulit adalah kesenian tradisional Indonesia yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat jawa. Kesenian ini banyak ditampilkan ketika ada sebuah perhelatan seperti pesta dan sebagainya. Ternyata, wayang kulit tidak hanya dijadikan sebagai sebuah pertunjukan melainkan juga digunakan sebagai media untuk permenungan menuju roh spiritual para dewa.

Wayang kulit diyakini sebagai awal dari berbagai jenis wayang yang berkembang saat ini. Wayang jenis ini terbuat dari lembaran kulit kerbau yang sudah dikeringkan sebelumnya. Wayang kulit dibentuik sedemikian rupa agar membuat geraknya menjadi dinamis.



Pada bagian siku-siku tubuhnya disambung dengan menggunakan sekrup yang terbuat dari tanduk kerbau. Lalu bagaimanakah sebenarnya asal mula dari Kesenian wayang kulit ini? Siapa pencetus pertamanya? Berikut ini adalah ulasannya.

Asal mula kesenian wayang kulit ini, tidak lepas dari sejarah wayang itu sendiri. Wayang berasal dari sebuah kalimat yang berbunyi “Ma Hyang” yang berarti berjalan menuju yang maha tinggi (bisa diartikan sebagai roh, Tuhan, ataupun Dewa). Akan tetapi, sebagian orang mengartikan bahwa wayang berasal dari bahasa jawa yang berarti bayangan.

Hal tersebut dikarenakan ketika penonton menyaksikan pertunjukan ini mereka hanya melihat bayangan yang digerakkan oleh para dalang yang juga merangkap tugas sebagai narator. Dalang merupakan singkatan dari kata-kata ngudhal piwulang.

Ngudhal berarti menyebarluaskan atau membuka dan piwulang berarti pendidikan atau ilmu. Hal tersebut menegaskan bahwa posisi dalang adalah sebagai orang yang mempunyai ilmu yang lebih serta membagikannya kepada para penonton yang menyaksikan pertunjukan wayang tersebut.

Sementara itu, untuk asal usul dari sejarah wayang kulit ini belum ada bukti yang konkret. Ada yang mengatakan bahwa wayang kulit ada sebelum abad pertama yang bertepatan dengan munculnya ajaran Hindu dan Budha ke area Asia Tenggara. Hal ini dipercaya sebagai asal mula munculnya wayang kulit datang dari India ataupun Tiongkok.

Itu dikarenakan kedua negara tersebut mempunyai tradisi yang telah berjalan secara turun temurun mengenai penggunaan bayangan boneka atau pertunjukan secara keseluruhan. Selain itu, Jivan Pani juga pernah mengeluarkan pendapat bahwa wayang berkembang dari dua jenis seni yang berasal dari Odisha, India Timur. Kesenian tersebut adalah Ravana Chhaya yang merupakan teater boneka dan tarian Chhaku.

Ada sebuah catatatan sejarah pertama mengenai adanya pertunjukan wayang. Hal ini mengacu pada sebuah prasasti yang dilacak berasal dari tahun 930 yang mengatakan si Galigi mawayang. Saat itulah sampai sekarang beberapa fitur teater boneka tradisional tetap ada. Galigi adalah seorang penampil yang sering diminta untuk menggelar sebuah pertunjukan ketika ada acara ataupun upacara penting.

Ketika itu, dirinya biasa membawakan sebuah cerita tentang Bima, yaitu ksatria dari kisah Mahabharata. Penampilan dari Galigi ini tercatat dalam kakawin Arjunawiwaha yang dibuat oleh Mpu Kanwa pada tahun 1035. Di dalamnya mendeskripsikan bahwa Galigi adalah seorang yang cepat dan hanya berjarak satu wayang dari Jagatkarana. Kata Jagatkarana merupakan sebuah ungkapan untuk membandingkan kehidupan nyata kita dengan dunia perwayangan. Jagatkarana ini mempunyai arti penggerak dunia atau dalang terbesar hanyalah berjarak satu layar dari kita.

Meskipun tidak banyak literatur yang menjelaskan mengenai asal mula kesenian wayang kulit ini, namun seni wayang ini telah diakui sebagai karya kebudayaan yang amat berharga di bidang narasi oleh UNESCO di tanggal 7 November 2003. Hal tersebut mungkin dikarenakan bagi UNESCO dari seluruh jenis wayang yang ada, wayang kulitlah yang menjadi salah satu wayang yang paling dikenal di Indonesia.


Ada banyak karakter yang terdapat dalam wayang. Nah di dalam salah satu karakter yang ad di wayang Jawa hidup sebuah karakter yang disebut Punakawan. Punakawan ini terdiri atas empat orang dan selalu dianggap sebagai pengikut jenaka dari pahlawan yang menjadi karakter utama dalam sebuah cerita. Keempat orang tersebut adalah Semar yang juga dikenal sebagai Ki Lurah Semar, Petruk, Gareng serta Bagong. Semar digambaran sebagai sosok personifikasi dewa, dan kadang juga digambarkan sebagai arwah penjaga pintu dari Pulau Jawa itu sendiri. Di dalam mitologi Jawa, dewa-dewa yang ada tersebut hanya mampu untuk mengubah diri mereka menjadi manusia yang jelek. Hal itulah yang menyebabkan sosok Semar selalu jelek dan gendut serta mempunyai hernia yang menggantung.

Sedangkan, dalam asal mula kesenian wayang kulit, wayang kulit ini terbagi ada beberapa jenis. Salah satunya adalah wayang kulit Gagrag Banyumas. Wayang kulit yang satu ini mempunyai gaya pendalangan yang dikenal dengan sebutan pakeliran. Gaya ini dinilai sebagai cara untuk mempertahankan diri. Perawatan serta kualitas yang mereka tunjukkan di atas panggung selalu menunjukkan hal lain. Adapun unsur-unsur yang terdapat di dalam pakeliran ini antara lain lakon, sabet (gerakan yang akan dilakukan para wayang, catur (narasi dan percakapan antara karakter. Serta karawita yang berarti musik.

Selain Gagrag Banyumas, ada juga pembagian wayang kulit jenis lain yaitu wayang kulit Banjar. Sesuai dengan namanya, wayang kulit jenis ini berkembang di Banjar, Kalimantan Selatan. Sejaka awal abad ke-14, masyarakat Banjar memang sudah mengenal kesenian wayang kulit ini. Pertanyaan tersebut semakin diperkuat ketika Majapahit akhirnya berhasil menduduki beberapa bagian wilayah Kalimantan serta membawa misi untuk menyebarkan agama Hindu dengan menggunakan pertunjukan wayang kulit sebagai strateginya. Contoh lain dari jenis wayang kulit adalah wayang siam yang terkenal di Kelantan, Malaysia. Wayang Siam ini meupakan pertunjukan wayang one man show. Bahas yang digunakan dalam pertunjukan tersebut adalah bahasa Melayu. Akan tetapi, tidak ada bukti yang jelas mengenai awal kemunculan wayang siam ini. Banyak yang kemudian berpendapat bahwa kesenian tersebut berasal dari Jawa, karena mengikuti simbol-simbol yang  sangat bercorak Jawa.

Ketika itu minat dari masyarakat dan pemuda sangat besar untuk menyaksikan pertunjukan wayang kulit ini. Akan tetapi, di zaman sekarang ketertarikan anak muda akan kesenian yang satu ini sangatlah rendah. Hal itu dikarenakan maraknya permainan berbasis teknologi yang biasa mereka mainkan. Meskipun demikian, masih ada juga orangtua yang aktif mengajarkan anak mereka untuk mencintai salah satu kesenian tradisional ini. Hal itu sangat dibutuhkan untuk mempertahankan kesenian ini agar tidak habis ditelan zaman.

Keindahan pantai di gunungkidul

    

       keindahan alam yang diciptakan tuhan memang indah dimata kita. keindahan alamnya sangat beragam salah satunya adalah pantai. Pantai adalah sebuah bentuk geografis yang terdiri dari pasir, dan terdapat di daerah pesisir laut. Daerah pantai menjadi batas antara daratan dan perairan laut. Panjang garis pantai ini diukur mengeliling seluruh pantai yang merupakan daerah teritorial suatu negara. 

1. Pantai siung

Hasil gambar untuk pantai siung 

    Pantai Siung adalah suatu objek wisata pantai yang terletak di Kec. Tepus, tepatnya berada di Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pantai Siung Gunung Kidul menyimpan keindahan matahari terbenam merupakan objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi saat anda mengunjungi pantai siung.

2. pantai sundak


Hasil gambar untuk pantai sundak


   Bukan cuma ombak saja yang bisa dinikmati ketika ke pantai, tetapi juga bukti sejarah dan berkah yang ada; misalnya gua karang yang menjadi tempat perkelahian asu (anjing) dan landak.
    Pantai Sundak berada di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

3. Pantai pok tunggal


Hasil gambar untuk pantai pok tunggal                                                                                                                                                                      

Pantai Pok Tunggal masih berada di kawasan gunungkidul, yogyakarta Tepatnya berada di Desa Tepus, Kecamatan tepus, Kabupaten gunungkidul, yogyakarta Lokasinya berada di antara Pantai Pulang Syawal (lebih dikenal dengan nama Pantai indrayanti) dan [[Pantai Siung]]. Pantai Pok Tunggal memiliki panorama yang indah dengan hamparan pasir putih serta perbukitan karst. Pada sisi timur dan barat pantai ini diapit oleh tebing-tebing karang yang menjulang. Pantai Pok Tunggal sendiri tergolong pantai baru.